Jumat, 29 Maret 2013

Ciputra: "belajar Entrepreneurship Tak Cukup Lewat Seminar Dan Buku"




Dari apa yang saya alami dan ketahui dari awal saat terjun ke dunia entrepreneurship , saya yakin sekali bahwa pengalaman nyata sangat berperan penting dalam menumbuhkan jiwa entrepreneurship. Sementara banyak orang menganggap belajar entrepreneurship cukup dilakukan dengan menggunakan aktivitas membaca buku, atau diskusi dan mendengarkan pemaparan, saya merasa itu semua belum cukup dan perlu diperdalam lagi dalam bentuk praktik. Mereka yang ingin menjadi entrepreneur harus terjun langsung. Saya selalu tak bosan mencontohkan bahwa calon-calon entrepreneur itu seperti mereka yang belum dapat berenang. Membaca buku tentang teori berenang dan menguji hafalan dan pemahaman teoretis mereka tentang berenang tentu belum dapat memastikan siap tidaknya mereka akan menjalani kehidupan sebagai seorang entrepreneur. Ada berbagai macam hal yang kita tidak bisa dapatkan dari hanya membaca buku, mengikuti seminar, dan sebagainya.



Realitas yang saya temui, satu hari bekerja dalam sebuah perusahaan tentang bagaimana cara kerja seorang entrepreneur dapat dikatakan setara dengan satu tahun membaca buku-buku tebal tentang entrepreneurship. Karena esensi entrepreneurship memang bukan teori, tetapi praktik di lapangan. Inailah ilmu kehidupan yang telah saya pelajari sejak kecil di toko kelontong yang didirikan oleh mendiang orang tua saya. Mereka tidak menyuruh saya membaca buku berdagang, tetapi mereka melibatkan saya di dalam pengelolaan toko kelontong kami saat itu. Dan itu adalah pengalaman yang sangat berharga bagi saya.

Pengalaman dapat membuat kita mengambil keputusan yang lebih baik meskipun kita cuma memiliki data dan informasi yang terbatas. Bagaimana bisa? Karena secara otomatis, naluri kita sebagai entrepreneur akan terasah dengan sendirinya melalui pengalaman nyata. Jatuh bangun berbisnis memperkaya pengalaman seseorang dalam berwirausaha sehingga jangan takut gagal. Gagallah lebih banyak untuk mendapatkan pengalaman yang lebih banyak pula.




Lalu caranya bagaimana agar dapat banyak pengalaman? Tetapkan beberapa proyek dan selesaikan proyek itu. Di tengah jalan, akan ada banyak tantangan dan kendala yang di dalamnya terkandung pelajaran berharga.

Dan jika dipikir lebih mendalam, seorang calon entrepreneur tak akan pernah merasa siap untuk menghadap tantangan di depannya. Tapi jangan gentar. Karena di situlah kita akan menemui kejutan-kejutan. Selamat menjelajahi dunia wirausaha!





| |

Follow On Twitter

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.