Senin, 17 Juni 2013

Trik Memotret Dengan Kamera Ponsel



Trik Memotret Dengan Kamera Ponsel [ www.BlogApaAja.com ]

Seiring perkembangan teknologi, saat inihampir semua ponsel dilengkapi fasilitas kamera. Kualitas kamera dalam ponselseringkali menjadi pertimbangan utama pemilihan sebuah produk.



Ponsel dengan kamera berkualitas baik umumnyaberharga mahal. Namun dengan ponsel berkamera standar pun kita sebenarnya bisamemaksimalkan fitur menarik ini dengan teknik pengambilan gambar yang baik.

Berikut ini adalah tips dan trik untuklebih mengoptimalkan kamera ponsel agar menjadi karya fotografi yangberkualitas:

1. Mengatur jarak ideal dengan objek



Kamera ponsel kebanyakan tidak dibekali lensazoom maksimal. Jadi pastikan Anda dekat dengan obyek yang akan dibidik.

Format pengambilan foto close up membuat hasilfoto terlihat jauh lebih detail. Tapi tetap jaga jarak dengan obyek. Modepengambilan gambar makro tidak selalu bisa dijumpai di ponsel. Pengambilangambar yang terlalu dekat bisa membuat gambar menjadi kabur.

2. Sensitif pada pengaturan cahaya



Potret gambar dengan cahaya cukup, kecualiponsel kamera Anda memiliki flash yang terintegrasi. Saat memotret di bawahterik sinar matahari, obyek jangan membelakangi datangnya cahaya.

Namun hal ini bisa dilanggar ketika Anda inginbereksperimen membuat foto siluet. Karena cahaya salah satu faktor pentinguntuk menghasilkan karya pemotretan optimal.

3. Perhatikan background



Jangan sampai latar belakang mengganggu obyek.Tempatkan obyek berlatar belakang tidak terlalu sibuk. Jangan sampai pohon yangada di belakang obyek misalnya seolah-olah tumbuh dari kepala si obyek.

4. Mencoba berbagai angle



Jika kapasitas memori mencukupi, jangan takutbereksperimen. Cobalah mengambil foto dengan angle (sudut pandang)yangberbeda-beda. Foto Anda dijamin akan terlihat tidak monoton dan lebih kreatif.

5. Pilih resolusi tinggi



Perbedaan kualitas foto antara resolusi tinggidan rendah tidak akan terlihat di layar ponsel. Makin tinggi resolusi yang Andapakai, makin baik gambar yang dihasilkan. Perbedaan ini akan terlihat saat fotohasil jepretan dari ponsel dipindah ke layar komputer/ laptop.

6. Pastikan kebersihan lensa



Ponsel kamera umumnya tidak dibekali penutuplensa. Pastikan untuk membersihkan lensa Anda sebelum mengambil foto.

7. Perhatikan pengunaan memori



Upayakan dan periksa kembali telefon genggamapakah memori yang tersedia cukup untuk mengabadikan objek, dengan memastikanselalu ada kapasitas memori yang cukup untuk mengambil foto. Hal ini bisadiatasi dengan membiasakan memindahkan foto Anda ke memori komputer atauexternal hardisk.

8. Konsentrasi dan keseimbangan



Upayakan kondisi dan posisi tubuh dan tanganAnda jangan sampai bergoyang saat tombol shutter ditekan. Ini untuk menjagaagar foto tidak kabur (blur) dan kelihatan tidak fokus.

9. Kenali fitur pemotretan di ponsel Anda



Ponsel berkamera untuk tipe-tipe tertentuseperti: mid-end dan high-end umumnya dibekali dengan fitur yang cukup lengkap.Di sana bisa ditemukan pengaturan brightness, exposure, white balance, danfitur-fitur lain.

Sesekali sempatkanlah mengeksplorasi fitur apasaja yang ada di ponsel. Dengan mengenal perangkat yang Anda gunakan, Anda bisamenggunakannya dengan optimal

11. Minimalkan penggunaan digital zoom



Upayakan posisi dan jarak objek untukpemotretan sudah pada posisi optimum dengan sinar yang cukup ke obyek dengancara menggeser posisi Anda, bukan dengan digital zoom. Penggunaan digital zoombisa membuat kualitas gambar berkurang.

12. Sesuaikan ukuran dengan resolusi terpakai



Hasil pemotretan ponsel bisa dicetak dengankualitas maksimal, jika disesuaikan antara ukuran cetakan dengan resolusigambar yang digunakan. Hal ini harus sesuai kapasitas dan kemampuan kamera.

13. Perbaiki dengan software olah digital



Jika Anda masih kurang puas dengan hasilfotonya, sah-sah saja jika Anda ingin memperbaiki intensitas cahaya, warna, dankomposisi yang mungkin tidak terjangkau oleh kamera ponsel Anda denganmenggunakan software olahdigital seperti Photoshop dsb.

Selamat mencoba...


Follow On Twitter

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.